Rahasia dibalik Olahraga !

Jogging

Jogging

Oleh: Adi Sucipto

Hidup adalah gerak tanpa gerak ibarat orang sekarat atau disebut orang mati. Binatang bersel satu saja untuk menandai hidup ia harus bergerak, apalagi manusia. Ini berarti gerak adalah sebuah kebutuhan. Contoh sederhana, dalam kehidupan sehari-hari kita tidak terlepas dari gerak menoleh kekiri-kekanan-menunduk berjalan, melompat bahkan berlari. Bayangkan jika leher kita tidak bisa digunakan menoleh sehari saja apa yang terjadi. Tersiksa bukan? Bila persendian kaki kita cedera sedikit saja, jalannya pasti pincang, apalagi yang cedera semua persendian. Orang tidur yang katanya bisa tidur nyenyak ternyata tidak meninggalkan gerak. Hal ini sesuai hasil penelitian para ahli bahwa sebenarnya orang tidur bergerak ganti posisi rata-rata sebanyak 50 kali.

Olahraga sebenarnya aktivitas fisik untuk menggerakkan fungsi-fungsi anatomis tubuh, supaya berjalan dengan baik secara antomis maupun fisiologis. Ungkapan ”olahraga menyehatkan” hampir semua masyarakat hafal. Tetapi bagaimana melakukan olahraga yang menyehatkan tidak semua orang tahu. Inilah masalah yang perlu diperjelas bagaimana hubungan antara olahraga dengan kesehatan, bagaimana cara melakukan olahraga untuk kesehatan dan berapa berat olahraga harus dilakukan agar orang menjadi lebih sehat. Melakukan olahraga berarti melakukan sebuah latihan, yang dilakukan dengan sistematis berulang-ulang dan makin hari makin meningkat bebannya. Memelihara supaya tubuh tetap bisa gerak berarti mempertahankan hidup dan latihan dalam rangka meningkatkan kemampuan gerak berarti meningkatkan kualitas hidup.

Olah raga kesehatan adalah Olah raga untuk memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan dinamis, sehingga orang bukan saja sehat dikala diam (sehat statis) tetapi juga sehat dikala bergerak dalam melakukan pekerjaan. Sehat dinamis inilah yang dapat mendukung setiap aktivitas dalam kehidupannya sehari-hari yang bersifat rutin.

Olahraga tidak bisa ditabung atau di jamak seperti hal orang shalat. Karena kebutuhan hidup maka harus dilakukan terus-menerus, artinya olah raga sebagai alat untuk mempertahankan hidup, memelihara dan membina kesehatan, tidak dapat ditinggalkan. Seperti halnya makan, olahragapun hanya akan dapat dinikmati dan bermanfaat bagi kesehatan pada mereka yang melakukan kegiatan olahraga. Bila orang hanya menonton olahraga, maka sama halnya dengan orang yang hanya menonton orang makan, artinya ia tidak akan dapat merasakan nikmatnya berolahraga dan tidak akan memperoleh manfaat dari olahraga bagi kesehatannya. Karena itu berolahraga berfungsi untuk: Merangsang pertumbuhan dan perkembangan fungsional jasmani, rohani dan sosial; Memperbaiki struktur anatomis dan fisiologis, dan stabilitas emosional; Meningkatkan kecerdasan intelektual dan kemampuan bersosialisasi dengan lingkungannya; Meningkatan kesegaran jasmani sehingga hidup lebih produktif.

— copyright adisucipto—

ORANG TERKAYA INDONESIA 2011

Ini Daftar Orang Terkaya Indonesia versi Forbes 2011:
1. (208 dunia) R. Budi Hartono, 70 tahun, US$5 miliar rokok dan perbankan
1. (208) Michael Hartono, 71, US$5 miliar rokok dan perbankan
2. (304) Low Tuck Kwong, 62, US$3.6 miliar batu bara
3. (420) Martua Sitorus, 51, US $2.7 miliar kelapa sawit
4. (488) Peter Sondakh, 59, US$2.4 miliar investasi
5. (564) Sri Prakash Lohia, 58, US$2.1 miliar polyester
6. (595) Kiki Barki, 71, US$2 miliar batu bara
7. (651) Sukanto Tanoto, 61, US$1.9 miliar beragam
8. (782) Edwin Soeryadjaya, 62, US$1.6 miliar batu bara
9. (833) Garibaldi Thohir, 45, US$1.5 miliar batu bara
10. (938) Theodore Rachmat, 67, US$1.3 miliar batu bara
11. (1057) Chairul Tanjung, 48, US$1.1 miliar beragam
12. (1057) Murdaya Poo, 70, US$1.1 miliar beragam
13. (1140) Benny Subianto,.., US$1 miliar batu bara

Perencanaan Dalam Manajemen Pendidikan Jasmani

Perencanaan Dalam Manajemen Pendidikan Jasmani

Oleh: Adi Sucipto

Perencanaan (planning) adalah salah satu fungsi manajemen yang  pertama dilakukan,  sehingga  perencanaan  merupakan  salah  satu  syarat mutlak untuk dapat dilakukan manajemen yang baik. Dengan perencanaan  yang  baik berarti kita  melakukan  tindakan-tindakan  yang paling baik dan ekonomis.

Perencanaan  merupakan salah satu fungsi  manajemen,  yang akan berhubungan dengan beberapa pertanyaan yang dikenal 4W+1H, sebagai berikut:

What/ apa ?

Apa tujuan (target) yang akan dicapai.

Who/ Siapa ?

Siapa yang mengerjakan; ini berarti merumuskan struktur organisasi dan pemilihan personalnya.

Siapa yang akan digerakkan untuk mencapai tujuan tersebut.

Where/ dimana ?

Dimana akan dilakukan kegiatan ?

When/ Kapan ?

Kapan dipersiapkan dan dimulai kegiatannya

How / Bagaimana ?

Bagaimana cara geraknya.

Bagaimana isi sifat dan bentuk pekerjaannya.

Status, wewenang, dan tanggungjawabnya bagaimana.

1.   BeberapaPengertian Perencanaan

a)    Louis A Allen: Planning is the determination of the course of action to achive adesired result.

b)    Perencanaan adalah  menentukan serangkaian tindakan untuk mencapai hasil yang diinginkan.

c)    George R. Terry: Perencanaan adalah memilih dan menghubungkan fakta, membuat dan menggunakan  asumsi-asumsi  mengenai masa yang akan datang dengan jalan menggambarkan dan merumuskan  kegiatan-kegiatan yang diperlukan untuk  mencapai  hasil yang diperlukan.

d)    Billy E. Goetz: Perencanaan ialah pemilihan kegiatan yang  fundamental dan masalah perencanaan ini akan timbul jika terdapat alternatif-alternatif.

Dari  beberapa  definisi  itu  Hasibuan  (1984)  menyimpulkan sebagai berikut: Perencanaan adalah pekerjaan mental untuk  memilih  sasaran,  kebijaksanaan, prosedur, program  yang  diperlukan untuk mencapai apa yang diinginkan pada masa yang akan datang. Sedangkan  rencana (plan) diartikan sejumlah  keputusan  yang menjadi  pedoman  untuk  mencapai suatu   tujuan  tertentu.  Jadi setiap rencana mengandung dua unsur yaitu “tujuan” dan “pedoman“.

2. Syarat-Syarat Perencanaan

a)    Merumuskan dahulu masalah yang akan direncanakan.

b)    Perencanaan  harus didasarkan pada informasi,  data,  dan fakta.

c)    Menetapkan beberapa alternatif dan premisenya.

d)    Putuskanlah suatu keputusan yang menjadi rencana.

3. Syarat-syarat Rencana Yang Baik

a)    Tujuan harus jelas, rasional, obyektif, dan cukup  menantang untuk diperjuangkan.

b)    Rencana  harus  mudah dipahami  dan  penafsirannya  hanya satu.

c)    Rencana harus dapat dipakai sebagai pedoman untuk bertindak ekonomis.

d)    Rencana harus menjadi dasar dan alat untuk  mengendalikan semua tindakan.

e)    Rencana harus dapat dikerjakan oleh sekelompok orang.

f)       Rencana harus menunjukkan urutan-urutan dan waktu  pekerjaan.

g)    Rencana harus fleksibel.

h)    Rencana harus berkesinambungan.

i)       Rencana  harus meliputi semua tindakan yang akan  dilakukan.

j)       Rencana  harus berimbang artinya pemberian  tugas  harus berimbang dengan penyediaan fasilitas.

k)     Rencana  tidak  boleh  bertentangan  antar   departemen, tetapi hendaknya saling mendukung.

l)       Rencana harus sensitif terhadap situasi sehingga terbuka kemungkinan  untuk  mengubah  teknik  pelaksanaan  tanpa mengalami perubahan pada tujuannya (Hasibuan: 1983).

Menurut  Louis  Allen: Kegiatan yang  dilakukan  dalam  fungsi perencanaan adalah sbb:

  1. Peramalan (Forecasting )
  2. 2. Penetapan sasaran (establishing objectives)
  3. Pemrograman (programming)
  4. 4. Penjadwalan (scheduling)
  5. Penganggaran (Budgeting)
  6. 6. Pengembanagn prosedur (Developing procedure)
  7. 7. Penetapan  dan penafsiran kebijaksanaan  (establishing  and interpreting policies)

Jika ditinjau dari Jangka Waktu pelaksanaan, perencanaan di kelompokkan menjadi 3, yaitu:

  1. Rencana jangka panjang (long term planning) —lebih 5 th
  2. Rencana jangka menengah  (middle term planning)  2-5 th
  3. Rencana jangka pendek  (short term planning)         1-2 th
Materi lengkap: baca di Buku “Manajemen Pendidikan Jasmani” yang disusun oleh Adi Sucipto, cetakan III Tahun 2010

Apa dan Bagaimana Manajemen Pendidikan Jasmani itu?

Apa dan Bagaimana Manajemen Pendidikan Jasmani itu?

Oleh: Adi Sucipto

Manajemen berasal dari kata to manage yang artinya  mengatur. Dalam  hal  mengatur, akan timbul masalah, problem,  proses,  dan pertanyaan tentang apa yang diatur, siapa yang mengatur,  mengapa harus  diatur,  dan apa tujuan pengaturan  tersebut.  Selain  itu manajemen juga menentukan tujuan yang ingin di capai dan  proses nya untuk mencapai tujuan itu.

Pengertian Manajemen adalah  ilmu dan  seni  yang  mengatur proses  pemanfaatan  sumber daya manusia dan  sumber-sumber  lain secara  efektif dan efisien untuk mencapai tujuan.

Manajemen Pendidikan jasmani adalah ilmu dan seni yang mengatur  proses   pemanfaatan sumber daya manusia  dan  sumber-sumber lain secara efektif dan efisien untuk mencapai tujuan  pendidikan jasmani.

2.  Arti Pentingnya Manajemen

Ilmu  manajemen tidak hanya dimonopoli oleh  dunia  industri atau perusahaan-perusahaan, tetapi semua kegiatan yang  berhubungan dengan kelompok-kelompok manusia pasti menggunakan manajemen. Oleh karena itu kuliah manajemen hampir diberikan kepada  seluruh jurusan  di  Universitas maupun di IKIP, tidak  ketinggalan  juga pada mahasiswa jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan.

Mengapa setiap Fakultas/ Jurusan perlu  diberikan  kuliah manajemen. Jawaban terhadap pertanyaan ini  seperti  diungkapkan oleh  Nitisemito  (1989:14) misalnya, seorang dokter  yang  harus memimpin sebuah rumah sakit, seorang hakim yang mengepalai sebuah pengadilan,  seorang  ahli  farmasi yang  harus  memimpin  sebuah pabrik obat dan sebagainya, semua memerlukan manajemen.

Pada  mahasiswa  Jurusan Pendidikan  Jasmani  dan kesehatan tidak  jarang  di masyarakat nanti akan menjadi  kepala  sekolah, Kapala  bagian, kepala Biro, menjadi pemimpin sebuah klub atau  perkumpulan olahraga, manajer perkumpulan olahraga, ketua panitia pertandingan/kompetisi, dan lain sebagainya. Semua itu jika ingin berhasil dalam memimpinnya harus menggunakan manajemen yang baik.

Selain itu manajemen pendidikan jasmani yang terpenting adalah untuk mengemban tugas-tugas guru penjas. Tousignant dan Siedentop (1982) dalam Rusli, dkk. (2002) mengklasifikasikan kegiatan yang dilakasanakan oleh guru pendidikan jasmani menjadi:

1)        Tugas manajerial, mencakup pengecekan kehadiran dan kelengkapan pakaian.

2)        Tugas instruksional yang difokuskan pada fase transisi, mencakup pengorganisasian kelompok, dan penempatan serta pengaturan perlengkapan.

Tugas yang diemban guru pendidikan jasmani untuk mencapai taraf efektivitas pengajaran yang memuaskan mencakup beberapa dimensi menajemen, meliputi:

1)        manajemen tugas-tugas ajar,

2)        manajemen perilaku, dan

3)        manajemen waktu serta perlengkapan, Guru memainkan peraranan sebagai perencana, manajer, kolega, profesional pendidikan jasmani, konselor (guru pembimbing), dan representatif sekolah (Siedentop, dkk. 1984, dalam Rusli. dkk.,2002).

Kenyataan di lapangan sering guru-guru pendidikan jasmani di Indonesia, mengadakan dan menyiapkan sendiri alat-alat dan perlengkapan pengajaran yang diperlukan. Guru Pendidikan jasmani juga sering dipercaya  untuk menangani anak-anak bermasalah. Anak yang bermasalah akan cepat diketahui oleh guru penjas  waktu mereka mengikuti pelajaran penjas.

  1. 3. Manajemen Pendidikan dan Manajemen Pendidikan Jasmani

Para  ahli pendidikan menyadari bahwa  fungsi  dan prinsip-prinsip manajemen dalam berbagai lapangan memiliki persamaan,  baik dalam proses maupun tujuannya, namun  dalam  kegiatan pendidikan jasmani dan pendidikan pada umumnya mempunyai kekhususan  yang  tidak dapat disamakan dengan  kegiatan-kegiatan  lain, diluar pendidikan. Jika dalam perusahaan ada manajemen  produksi, manajemen penjualan (marketing), tetapi pada manajemen pendidikan tidak kita temukan manajemen penjualan. Obyek utama yang dikelola perusahaan  atau  industri  adalah  benda-benda/  barang  mentah, tetapi pada pendidikan adalah sesuatu yang hidup atau anak didik. Tujuan  perusahaan  untuk memperoleh keuntungan yang  besar  atau menghasilkan produksi yang banyak dan berkualitas tinggi,  tetapi hasil  produksi  dan  kualitas  tinggi  pada  tujuan  pendidikan,  berbeda sifatnya.

Perbedaan  manajemen pendidikan dan perusahaan pada  umumnya terletak  pada  prinsip-prinsip operasionalnya,  dan  bukan  pada prinsip-prinsip manajemen yang umum.

4. Unsur Dan Fungsi Pokok Manajemen Pendidikan Jasmani

Unsur-unsur  dan fungsi-fungsi pokok  manajemen  pendidikan jasmani tidak terlepas dari fungsi manajemen pada umumnya.

Unsur-Unsur Manajemen

Unsur manajemen biasanya dirumuskan dengan 6 M yaitu

  1. MEN, tenaga kerja manusia, baik eksekutif maupun operatif.
  2. MONEY, uang yang dibutuhkan untuk mencapi tujuan.
  3. METHODE,  cara-cara  yang digunakan  dalam  dalam  mencapai tujuan.
  4. METERIALS, bahan-bahan yang digunakan untuk mencapai tujuan
  5. MACHINES, mesin-mesin atau alat.
  6. MARKET, pasar untuk menjual output dan jasa-jasa yang dihasilkan termasuk pelayanan yang baik pada publik.

Fungsi Pokok Manajemen Ada 5 Macam

  1. Planning   (perencanaan)
  2. Organizing (organisasi)
  3. Directing  (penggerakan, perintah, komando)
  4. 4. Coordinating (koordinasi)
  5. Controling (pengawasan)

Latihan Aerobik: Membuat Jantung kuat dan bebas Lemak

Latihan Aerobik: Membuat Jantung kuat dan bebas Lemak

By. Adi Sucipto

Cara paling efektif membuat jantung kuat memompa darah adalah latihan aerobic. Secara sederhana latihan aerobic adalah latihan dengan banyak menghirup O2. dan latihan ini banyak melibatkan jantung paru dan peredaran darah.
Walau orang mengenal aerobic sebatas usaha menurunkan berat badan, namun aerobic lebih dari itu. Latihan aerobic bisa dilakukan dengan berbagai macam. Adapun latihan aerobic yang sering digunakan adalah treadmill (mesin simulasi untuk jalan dan lari), bersepeda, stationary bike/sepeda gym, StairMaster/StairStepper (simulasi menaiki anak tangga dengan mesin), renang, badminton, tennis, volly, jogging, mendaki gunung, dan banyak lagi lainnya. Semuanya sebenarnya sama saja.

Olahraga apa saja, asalkan bisa membuat detak jantung (heart rate / HR) anda naik ke level yang tidak melebihi kapasitas jantung anda, maka olahraga itu bisa di samakan dengan aerobic. Bahkan bermain Golf juga bisa di sebut aerobic, asalkan jangan pakai mobil (jalan kaki saja!). Binaragawan memakai aerobic sebagai sarana untuk membakar lemak dan melatih kemampuan cardiovascularnya, yaitu kemampuan seseorang memakai oksigen untuk aktifitas fisik secara efisien (atau VO2 – volume O2/oksigen).

Banyak orang gelisah karena kelebihan lemak tubuh, dan yang paling susah lagi sulit mengurangi lemak dari tubuh. Jangan heran, memang itulah cara kerja tubuh kita. Tubuh akan melakukan apa saja untuk mempertahankan lemak itu agar tetap berada di tempatnya. Tubuh butuh lemak untuk energi, untuk mendukung proses metabolisme.

Bagi orang gemuk semakin keras berolahraga atau diet, maka semakin keras upaya tubuh mempertahankan lemaknya agar tak terbuang. Hal ini kerana tubuh menciptakan mekanisme metabolisme secara lebih efisien dari sebelumnya. Hilang satu tumbuh seribu, begitulah kurang lebih. Solusi masalah ini adalah kita meniru metabolisme orang kurus. Orang kurus punya metabolisme cepat, apapun yang dimakannya tidak akan menjadi lemak. Mengacu pada fakta itu, maka jawabannya adalah, anda harus pacu metabolisme anda layaknya orang kurus. Bagaimana caranya menurunkan berat badan? Caranya dengan latihan aerobic yang teratur.

Banyak orang mengetahui antara kegemukan dan obesitas. Obesitas lebih parah tingkatannya. Lemak tubuh lebih dari 25% (pria) dan 30% (wanita) masuk kategori obesitas. Kegemukan menyebabkan seseorang terlihat tua dan tidak menarik, tak peduli sebagus apapun pakaian dan kepribadiannya. Cermin tak pernah bohong, terutama jika anda berdiri di hadapannya, telanjang bulat. Pakaian bisa bohong, tapi tidak yang satu ini. Orang gemuk paling gampang kena penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan kanker payudara.

Orang punya badan besar di karenakan latihan, maka ototnya menjadi hypertrofi (membesar). Tetapi sebalinya jika berbadan besar bukan karena latihan yang terjadi lemaknya meningkat, bukan ototnya. Ini nampak pada saat melakukan kontraksi pada anggota tubuh itu dan tetap tak tampak ototnya, maka itu adalah lemak berlebih.
Menurut ilmu genetika, kegemukan diturunkan dari orang tua ke anaknya mengikuti “hukum mendel”.
Orang gemuk cenderung lamban dalam aktifitas, tapi suka makan terutama yang manis-manis, bila dibandingkan dengan orang normal. Orang gemuk bisa tampak fit, tapi itu semu. Lihat saja pegulat sumo, atau Anthony Clark, orang terkuat sedunia. Tetap saja mereka bagaikan bom waktu, bisa meledak kapan saja. Orang gemuk harus 2 kali lebih rajin olahraga ketimbang mereka yang tidak gemuk. Dalam latihan aerobik orang gemuk harus hati-hati bahkan sebaiknya periksa dulu ke dokter sebelum mengikuti latihan.
Tip untuk menurunkan lemak dan meningkatkan kebugaran jasmani hanya satu jawabannya yaitu latihan aerobic. Coba semua itu dijaga agar tetap ideal.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.